Kemendikbudristek Menggelar Malam Apresiasi Cerdas Berkarakter

Oleh Admin, 10 Nov 2025
Laman resmi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) https://cerdasberkarakter.kemendikbudristek.com/ melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) menggelar acara tahunan Malam Apresiasi Cerdas Berkarakter, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pekan untuk Sahabat Karakter (PUSAKA).

Acara ini dimaksudkan untuk memberikan penghargaan kepada pemangku kepentingan yang telah berhasil menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan, dengan orientasi pada penguatan karakter peserta didik agar menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter.

Latar Belakang

Dalam pidatonya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran untuk menciptakan sekolah dan kampus bebas kekerasan.

Dengan kerja keras bersama dari semua pihak untuk bergerak bersama mewujudkan sekolah dan kampus yang merdeka dari kekerasan. Sementara itu, Inspektur Jenderal Kemendikbudristek, Chatarina Muliana Girsang, mengungkapkan bahwa tercatat lebih dari 404.564 sekolah telah membentuk Tim Pencegahan Kekerasan (TPPL) dan 468 pemerintah daerah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter dan menjaga keamanan lingkungan pendidikan.

Lebih jauh, di jenjang pendidikan tinggi, seluruh perguruan tinggi negeri dan 1.692 perguruan tinggi swasta telah memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Bentuk Apresiasi

Penghargaan Malam Apresiasi Cerdas Berkarakter mencakup 9 kategori, yakni:


Tiga kategori untuk pemerintah daerah: Provinsi Cerdas Berkarakter, Kabupaten/Kota Cerdas Berkarakter, dan Kabupaten Daerah Tertinggal Cerdas Berkarakter.
Lima kategori untuk satuan pendidikan (PAUD, SD, SMP,SMA, SMK) dalam rangka optimalisasi iklim keamanan satuan pendidikan.
Satu kategori khusus untuk perguruan tinggi yakni Perguruan Tinggi Cerdas Berkarakter dalam hal optimalisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksuak di lingkungan pendidikan tinggi.


Contoh penerima penghargaan provinsi: Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Barat, Riau, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Dan untuk kabupaten/kota: antara lain Kabupaten Buleleng (Bali) Kabupaten Bombana (Sulawesi Tenggara), Kota Bontang (Kalimantan Timur), Kabupaten Limajang (Jawa Timur), Kabupaten Musi Banyuasin (Sumatera Selatan).

Relevansi dan Harapan

Acara ini mengukuhkan tiga hal penting dalam arah pendidikan Indonesia:


Penguatan karakter: Penghargaan ini menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan juga pembentukan karakter sesuai dengan profil yang diharapkan dari generasi “Pelajar Pancasila” seperti beriman, berakhlak mulia, berkebhinekaan, bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan bergotong royong.
Lingkungan belajar yang aman dan inklusif: Dengan fokus pada pencegahan kekerasan, bulying, intoleransi, dan diskriminasi, Kemendikbudristek menekankan bahwa kualitas pendidikan juga tercermin dari keamanan lingkungan belajar.
Kolaborasi multi-pemangku kepentingan: Penghargaan ini bukan hanya kepada sekolah, tetapi juga pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan seluruh ekosistem pendidikan yang menunjukkan bahwa penguatan karakter dan keamanan pendidikan memerlukan kerjasama lembaga, masyarakat, dan pemerintah.


Melalui laman resmi https://cerdasberkarakter.kemendikbudristek.com/ malam Apresiasi ini, Kemendikbudristek berharap agar penerima penghargaan dan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan terus termotivasi untuk memajukan pendidikan karakter yang berkualitas, menciptakan sekolah dan kampus yang aman, damai, dan produktif.”Tentunya saya berharap penghargaan yang diterima hari ini semakin memicu semangat untuk mencegah dan menangani segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.” Kata Chatarina Muliana Girsang.

Penutup

Acara seperti Malam Apresiasi Cerdas Berkarakter menjadi momentum untuk menyelaraskan visi”pendidikan bermutu untuk semua” dengan praktik nyata di lapangan. Dengan menjaga lingkungan belajar yang berkarakter dan aman, kita membangun fondasi kuat bagi generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas , karakter dan tanggung jawab sosial.

Dengan demikian, semoga penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi memicu perubahan nyata, bahwa setiap sekola, kampus, dan pemerintah daerah terus berinovasi dalam penguatan karakterm kolaborasi, dan pencegahan kekerasan di pendidikan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © DuniaBebaz.com
All rights reserved