Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Agar Bernilai Pahala, Ini Adab-Adab Bercanda Suami Istri

Author

calendar_today Mei 30, 2024
schedule 15:04

Agar Bernilai Pahala, Ini Adab-Adab Bercanda Suami Istri

Sahabat muslim, dalam melaksanakan kewajiban rumah tangga sehari-hari tentunya sangat penat, bahkan menjadi kegiatan rutinitas yang terkadang membosankan.

Sehingga istri sebagai ibu rumah tangga yang banyak kegiatan rutinitasnya di dalam rumah perlu dihibur oleh pasangannya.

Agar Bernilai Pahala, Ini Adab-Adab Bercanda Suami Istri

Hiburan dari suami yang paling mudah, paling ringan dan tidak perlu menggunakan dana kepada istrinya adalah dengan cara memberikan candaan yang menggembirakan.

Candaan dari suami tersayang yang menggembirakan hati istri ini dapat mengurangi rasa penatnya dan rasa jenuh atau bosan mengerjakan rutinitas ibu rumah tangga.

Demikian juga saat suami pulang dari pekerjaan mencari nafkah dalam kondisi penat dan pusing dari pekerjaan yang bertumpuk juga membutuhkan candaan yg menggembirakan hati dari istri tersayangnya, agar berkurang rasa penat dan pusing kepalanya.

Maka saat suami istri berkumpul di rumah, hendaknya bisa saling bercanda dengan kata-kata yang menghibur, yang bisa membuat pasangannya tersenyum bahagia dan melupakan serta mengurangi rasa penat, jenuh dan pusingnya.

Ada beberapa adab yang harus dipenuhi dalam bercanda dengan pasangan agar candaan tersebut berguna dan bernilai ibadah. Yaitu:

1. Bertujuan untuk menghibur dan membahagiakan pasangan.
2. Bercanda hanya untuk hiburan bukan untuk kebiasaan.

3. Sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

4. Tidak mengejek dan melukai perasaan pasangan.

5. Menjaga kata-kata yang jujur , tidak berdusta karena ingin ditertawakan.

6. Menimbulkan manfaat dan maslahat bukan madharat.

7.. Tertawa tidak dengan terbahak-bahak.

8. Tidak memperolok-olok Allah, Rasulullah, dan nilai-nilai agama

Catatan Ustazah Dr. Aan Rohanah Lc., M.Ag di akun instagramnya @aanrohanah_16. Ustazah Aan Rohanah adalah perempuan yang Peduli Keluarga dan Pendidikan Anak

Related Articles