rajaview

Bagaimana Mempertahankan Pernikahan Di Tengah Masalah Yang Tak Terpecahkan

29 Jul 2020  |  229xDitulis oleh : Admin
Bagaimana Mempertahankan Pernikahan Di Tengah Masalah Yang Tak Terpecahkan

Pernikahan pada awalnya akan terasa indah, tetapi pernihakan memang tidak akan selalu indah untuk dirasakan, semakin lama pernikahan dijalani, permasalahan dan persoalan akan silih berganti datang menghampiri. Sebagian permasalahan yang besar harus segera dibicarakan dan dislesaikan dengan baik. Namun tak banyak yang mau membicarakannya dengan baik-baik dan tak sedikit pula yang akhirnya berujung kusut dan akhirnya tertimbun dan terus tertimbun terus menjadi masalah baru dan timbul ketidaknyamanan.

Permasalahan dan persoalan dalam rumah tangga yang tak segera terselesaikan pada akhirnya inilah yang kerap kali menjadi pasangan suami dan istri akhirnya memutuskan untuk mengakhiri perjalanan rumah tangganya. Namun sebelum memutuskan untuk berpisah hendaknya pasangan suami istri mempertimbangkan hal-hal yang menjadi kebaikan keluarganya, misal dengan memperhatikan bagaimana hubungan yang sudah dibina berjalan dengan seharusnya atau tidak.

Jika banyak hal yang tidak membuat hubungan berjalan sebagaimana mestinya atau bahkan sama sekali tidak berjalan maka itu lah yang menjadi indikasi bahwa hubungan sudah tidak sehat. Misal ketika suami tidak lagi memperhatikan istri dan juga anak-anaknya, suami tidak lagi berkata lembut terhadap istrinya, suami sudah tidak lagi memperdulikan dan memperhatikan istrinya, komunikasi tidak berjalan dengan baik, selalu menghindari masalah dan tidak cepat menyelesaikan masalah, bersikap tidak mau tahu atau pura-pura tidak tahu, maka ini adalah hubungan yang sangat tidak sehat, tentu saja seorang istri tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk meminta bercerai, namun juga harus tetap mempertimbangkan hal lainnya yang masih berkaitan contoh pertimbangkan kebahagiaan dan juga psikis anak-anak.

Perlu diketahui bahwa orang tua yang yang memutuskan untuk bercerai tentu saja itu akan mendatangkan luka psikis bagi anak-anak.  Mereka akan sulit menerima apalagi memahami keputusan orang tuanya untuk berpisah. Bukan tidak mungkin anak-anak menganggap bahwa diri merekalah yang sudah melakukan kesalahan. Anak-anak memang kerap kali yang menjadi korban dari hubungan suami istri yang kurang harmonis.

Menjalankan bahtera rumah tangga memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika tidak berhati-hati dalam menitinya membawanya dan kurang baik dalam perencanaanya itu bisa membawa kepada sebuah penderitaan yang tidak ada tepinya bagi siapapun, apalagi jika sudah menjalani bahtera rumah tangga yang sudah cukup lama, namun ditengah-tengah mendapatkan kendala yang tidak ada ujungnya.

Sejak awal, Allah SWT sudah memperingatkan kepada setiap orang beriman agar hati-hati dalam menjalankan bahtera rumah tangga, seperti yang sudah di firmankan Allah SWT dalam QS. At-Taghabun [64]:14 berbunyi : “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Untuk para istri yang mempunyai masalah dengan suaminya janganlah mencoba untuk menceritakan semua permasalahan kepada laki-laki lain yang bukan siapa-siapa baginya apalagi hanya seorang teman, itu akan lebih membahayakan dirinya dan juga keluarganya. Pasti kamu sudah mendengar istilah pelakor, imej ini adalah panggilan negatif untuk perempuan yang mengambil suami orang lain yang sudah menikah. Apakah kamu siap menyandang tital tersebut? Walaupun kamu mencintainya dan katanya si laki-laki itu juga mencintai kamu?

Berfikirlah secara realistis, kamu jangan sampai hanyut dalam perasaan yang salah, kamu harusnya bisa tegas kepada hatimu sendiri, buka mata dan segera sadarilah  bahwa mencintai laki-laki yang sudah beristri itu akan banyak menemui resiko dan resikonya sangat besar. Apakah kamu yakin bakal bahagia walaupun kamu bilangnya rela walau menjadi istri kedua? Tidak, itu adalah bohong, kamu tidak akan bahagia selamanya dengan laki-laki suami orang. Dalami isi hatimu sendiri kebahagiaan itu tidak ada yang abadi, begitu juga semua permasalahan pasti akan ada jalan keluarnya, selalu berpifikir positif dan jangan pernah berpikir kalau menghindari masalah kamu akan bahagia dengan memasuki masalah yang baru yang tak pernah kamu sadari.

Mungkin apabila seorang istri yang selalu menundukan pandangannya dan selalu bisa menjaga semua permasalahnnya Allah akan memberikan pahala yang berlipat dan insyaAllah semua persoalan dalam hidupnya adalah ladang pahala untuk seorang istri kelak di akherat. Istri yang menerima dan tidak pernah meminta hal yang menjadi ketidakmampuan suaminya, maka hendaklah suami atau istri harus selalu terbuka satu sama lain dalam setiap permasalahan, menjaga komunikasi harus saling menyayangi, karena keutuhan sebuah rumah tangga akan terjaga apabila ada kerjasama yang baik antara pasangan suami dan istri.

  

Berita Terkait
Baca Juga: