hijab

Biasakan Hidup Sehat Agar Terhindar dari Penyakit Jantung

17 Jun 2021  |  325xDitulis oleh : Admin
Biasakan Hidup Sehat Agar Terhindar dari Penyakit Jantung

Penduduk Indonesia banyak yang menderita penyakit jantung, penyakit jantung tidak hanya menyerang seseorang yang sudah berusia lanjut saja. Kini banyak di temui pada orang yang masih berusia produktif juga diserang oleh penyakit jantung ini, tentu salah satu faktornya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Dengan membiasakan diri dengan gaya hidup yang tidak sehat itu akan menjadi salah satu faktor seseorang terkena serangan penyakit jantung.

Jadi alangkah baiknya mulai dari sekarang terapkan gaya hidup sehat. Berikut adalah cara hidup sehat yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar kita bisa menjaga kesehatan jantung.

Agar jantung dapat bekerja dengan baik, maka jantung harus didukung dengan beberapa hal yaitu kekuatan otot, kelengkapan mineral dalam tubuh dan juga kecukupan cairan yang akan mengisi pembuluh darah. Hal itu sangat penting bagi seseorang untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuhnya.

Jika tubuh kita mengalami kekurangan cairan maka dapat dipastikan akan meningkatkan risiko kekentalan darah, sehingga berpotensi memperbesar risiko sumbatan dalam pembuluh darah. Nah jika pembuluh darah sudah tersumbat maka serangan jantung dan juga stroke menjadi ancamannya.

Kebutuhan cairan dalam tubuh seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari usia, aktivitas, dan kondisi lingkungan sampai pakaian yang dikenakan dan juga penyakit yang dimiliki.Umumnya kondisi normal seseorang membutuhkan setidaknya 2 liter atau 8 gelas air putih setiap harinya. Berbeda dengan seseorang yang lebih banyak beraktivitas dibawah terik matahari, tentu saja kebutuhan akan cairan untuk tubuh semakin meningkat.

Merokok adalah kebiasaan buruk yang bisa menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satunya dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah, bahkan bagi mereka perokok pasif. Bahan kimia di tembakau dapat merusak jantung dan pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyempitan arteri akibat penumpukan plak yang menjadi penyebab penyakit jantung.

Asap rokok menggantikan sebagian oksigen dalam darah, hal inilah yang bisa meningkatkan tekanan darah dan detak jantung memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memasok kebutuhan oksigen.

Jadi berhentilah merokok dan hindari paparan asap rokok, ini adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit jantung. Cara berhenti merokok bisa dilakukan dengan cara berhenti seketika dengan menunda waktu untuk merokok atau mengurangi jumlah rokok yang dihisap setiap harinya.

Lemak dalam tubuh juga harus dikontrol, sebab kelebihan lemak bisa menghambat peredaran darah yang bisa mengganggu kesehatan jantung. Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak baik dapat menjadi alternative. Sumber lemak baik bisa didapat dari kacang-kacangan seperti almond an wlnut yang mengandung lemak tak jenuh.

Hindari makanan cepat saji dan hindari minuman yang bersoda, karena makanan dan minuman tersebut ternyata memicu terjainya serangan jantung, karena mengandung banyak garam, bahan pengawet, gula, bahan perasa dan juga lemak jenuh.

Kandungan gula yang sangat tinggi dlam minuman bersoda berpotensi menimbulkan obesitas dikemudian hari. Obesitas ini berisiko timbulnya penyakit metabolism seperti diabetes dan darah tinggi yang keduanya adalah penyakit yang bisa merusak jantung.

Kita harus bisa mengelola stres dengan baik, agar dapat terhindar dari penyakit jantung yang dipicu oleh stres. Kalau kita bisa mengelola emosi dengan cara meditasi yoga atau dengan teknik pernapasan dalam.

Perlu mengontrol tekanan darah dengan rutin berolahraga, mengurangi asupan garam dan membatasi minuman beralkohol, hal ini kalau kita lakukan dapat mencegah tekanan darah tinggi. Rutin melakukan cek tekanan darah juga penting agar tetap terpantau kesehatan dan juga jantung dan pembuluh darah kita.

Ayo kita terapkan pola hidup sehat dari sekarang, rutin melakukan mengecekan jantung juga baik meski masih muda. Sehingga kelainan jantung dapat terdeteksi sejak dini dan supaya mendapatkan penanganan yang tepat.

Berita Terkait
Baca Juga: