Tryout.id

Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu dapat Berobat ke Puskesmas

16 Jun 2024  |  444xDitulis oleh : Admin
Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Kurang Mampu dapat Berobat ke Puskesmas

Puskesmas adalah pusat kesehatan masyarakat yang memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang kurang mampu kondisi ekonominya.

Dinas kesehatan Kota Andolo mengeluarkan himbauan kepada masyarakat miskin dan kurang mampu untuk dapat berobat ke Puskesmas.

Warga yang selama ini menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasonal, Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terutama yang dibiayai bersumber dari dana APBD Kota Andolo perlu melakukan pengecekan status kepesertaannya karena bisa berubah berdasarkan hasil verifikasi dan validasi.

Masyarakat bisa melakukan pengecekan melalui aplikasi Mobile JKN. Di aplikasi Mobile JKN masyarakat bisa langsung mengetik nama dan nomor peserta sehingga akan mucul status kepesertaannya.

Karena ada mekanisme yang diterapkan untuk penentuan seseorang layak masuk dikategori penerima bantuan iuran JKN-KIS.

Kepala Dinas Kesehatan setempat juga menghimbau masyarakat miskin dan kurang mampu untuk berobat ke Puskesmas di wilayah kerja Pemerintah Kota Andolo yang sudah menyediakan akses pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Andolo.

Kendala akan selalu muncul salah satunya adalah pasien yang tidak mempunyai jaminan JKN-KIS datang ke rumah sakit dalam kondisi sudah berat dengan alasan tidak memiliki biaya, dan tanpa didampingi oleh petugas pemerintah setempat (baik petugas Puskesmas atau aparat desa)

Walau begitu, bukan berarti pasien yang datang dengan berkas yang kurang lengkap atau tidak sesuai lagsung dipulangkan begitu saja, pasien akan tetap ditindak untuk penanggulangan kegawatdaruratan di rumah sakit.

Begitu pun dengan pasien yang berobat jalan ke Praktek Dokter Mandiri, Bidan, atau klinik karena tidak mempunyai jaminan kartu JKN-KIS atau jaminan kesehatan lain, sehingga saat kondisi sudah sangat berat baru minta jamianan pembiayaan ke Dinas Kesehatan.

Jika memang masyarakat kurang mampu secara ekonomi mau berobat di paskes tersebut, masyarakat bisa datang langsung ke Puskemas.

Dala penentuan apakah seseorang layak atau tidak menggunakan jaminan unregister akan disesuaikan dengan kriteria yahg ada di Peraturan Bupati setempat, yaitu tentang pedoman pelaksanaan pelayanan pada Rumah Sakit Pemerintah terhadap pasien unregistes jaminan kesehatan nasional.

Dengan mengajak masyarakat miskin untuk dapat berobat ke puskesmas, Dinas Kesehatan Kota Andolo berharap dapat mengurangi disparitas kesehatan antara kelompok masyarakat yang mampu dan yang tidak mampu secara ekonomi.

Selain memberikan pelayanan medis, Puskesmas juga memiliki peran penting dalam upaya promotif dan perventif, seperti program imunisasi, penyuluhan kesehatan, dan deteksi dini penyakit. Dengan lebih aktif berobat ke Puskesmas, diharapkan masyarakat miskin dan kurang mampu bisa lebih mendapatkan edukasi tentang kesehatan dan melakukan tindakan pencegahan agar tidak terkena penyakit yang bisa diihindari.

Himbauan ini bukan berarti masyarakat miskin dan kurang mampu dilarang berobat di fasilitas  kesehatan lainnya jika kondisi medisnya memang memerlukan penanganan yang lebih kompleks.

Tetapi dengan berobat ke Puskesmas bisa menjadi langkah awal untuk pemeriksaan kesehatan yang diharapkan bisa menjadi langkah awal pemeriksaan kesehatan yang diharapkan bisa menjadi pilihan pertama, terutama untuk penyakit-penyakit ringan atau gejala awal penyakit tertentu.

Untuk beberapa kasus yang tidak bisa ditangani oleh Puskesmas, maka bisa segera dirujuk ke rumah sakit dengan menggunakan layanan kegawatdaruratan. Dengan sinergi antara masyarakat dengan pihak-pihak terkait, diharapkan akses kesehatan yang lebih baik dan merata dapat terwujud, sehingga setiap warga negara tanpa pandang bulu bisa menikmati hak atas kesehatan yang layak dan bermartabat.

Melalui webresmi pafikotaandolo.org semua masyarakat atau yang bergerak dalam hal layanan kesehatan dan ahli kesehatan masyarakat, bisa dengan mudah mendapatkan berbagai informasi lengkap mengenai layanan ahli kesehatan atau ahli farmasi, sehingga pelaksanaan layanan kesehatan dapat terorganisasi dengan baik.

Berita Terkait
Baca Juga: